ADA RESAH DI SEPANJANG JALAN KITA
---Jangan Pergi Meski Cuma Sebentar---
Ada Resah
Semut menggigit jadi merah
Hati menerka benarkah atau salahkah
Segalanya masih menyisakan tanda tanya
Ada Gelisah
Dikeramaian masih terbayang
Lalu lalang besi-besi tua di jalan raya (sepanjang Jl. Kuta)
Tikungan Jalan yang tak kuhafal
Serta sifatmu yang kadang membuat ragu
Bukan ragu tentang ini dan itu
Bukan sangsi karena jarak terlampau jauh
Kau selalu minta aku cerita
Sementara sudah banyak kata berhamburan lewat suara
Aku berusaha mengerti
Karena aku disekolah dulu juga ga bodoh-bodoh amat :D
Dingin ini malam sepanjang jalan
Ada seikat bintang: sebenarnya jika
Dan juga kita mau berusaha
Tapi entahlah
Rasa ini terlampau jauh?
Hati ini terlampau kuadrat tak terhingga (semoga bisa tetap istiqomah)
karena ini: H-A-T-I
Sepanjang Jl. Kuta-Imam Bonjol, Teuku Umar
Bali, 24 Juni 2011
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Ada Resah di Sepanjang Jalan Kita





































Comments