ANGIN
Engkau bertiup menusuk bukit
Hempaskan segala risalah
Menghadang tegangan kalam
Derumu mengecup heningnya air samudera
di antara kepak dayung menuju senja
Dan kutinggalkan dermaga tempat hilangkan dahaga
arungi hari ini tanpa lelah
Menyibak misteri yang belum terpecahkan di atas awan
Terlukis sebuah nama begitu elok
Padamu kasih
Telah kusematkan lima perkara
Janganlah sampai kau lupa
Bakau Heni
YYY080810
SATU TITIK
fatmawati jalanmu begitu panjang dan macet dan germisik angin berbisik di atas dedaunan menyapa surya di balik awan hitam dan barisan kendaraan berjubal saling menghimpit sisi jalan gumam angin pun sudah lelah tuk selalu bertiup di hujung persimpangan waktu yang tak menentu menuju satu dalam satu apakah aku sanggup angin mengikuti alurmu menuju satu titik
YYY 300810
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Puisi-puisi YYY ***)
















![[cHraS diNi SabeWa]](/images/comprofiler/tn261_470c7b982f024.jpg)






















