Sang Penawar Hati di kala berduka
Senyummu adalah embun pagi yang memberikan kesejukan bagi segala rasa
Tatapan lembut bola matamu adalah cahaya Bulan di kala purnama
Keanggunan akhlakmu adalah malam yang hening penuh bintang yang menjadi
pakaian bagi segala perbuatan
Duhai Sang Mutiara Surga
Tetaplah dalam peraduanmu
Jangan beranjak, jangan berpaling
hingga hilang segala rasa itu
Hingga engkau dapat menerjemahkan kata ke dalam makna
Dan pada akhirnya engkau dapat menyelami lautan makna
IZINKAN AKU MASUK KE DALAM SURGAMU
Tuhan, izinkan aku masuk ke dalam Surga-Mu.
Jikalau aku harus menghadapi perih, yang menghujam hati memasung sukma.
Kan kujadikan sabar menjadi senjataku.
Jikalau Engkau meminta pertanggungjawaban atasku, maka kan kujadikan kelunya bibir ini sebagai pembelaku.
Jikalau Engkau meminta saksi atas diriku, maka kan kujadikan air mata ini menjadi saksinya.
Jikalau Engkau meminta bukti atas urusanku, maka biarlah pucatnya wajah ini menjadi buktinya.
Jikalau itu semua belum cukup,
maka sesungguhnya Engkau lebih mengetahui dan lebih mengenal diriku. Aku tidak mengetahui apa yang Engkau ketahui sedang Engkau mengetahui apa yang tidak aku ketahui.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Puisi-puisi Fahrul Aprilia Fuad ***)





































