Mengertilah....
Sepertinya dia tak akan bisa bercakap lagi
padahal ia suka bicara untuk mengusir kesepian hatinya}
tapi kini, dalam hening kesepiannya
ternyata membuka mata, akan dirinya yang telanjang.
tanpa baju keimanan
pun jauh akan ilmu
Kasihan dia
dan lebih kasihan lagi, dia adalah diriku sendiri
Aku ingin menuturkan kebenaran dan ketulusan dalam diriku
Tapi bukan dengan kata-kata
karena aku bukan orang yang pandai berkata
Sekedar senyum yang mengembang dari bibirku yang kering,
atau teriakan yang tak terdengar yang mengudara di pucuk malam
Biarlah sang jiwa bersinggasana dalam keheningan
yang penuh dengan nyanyian dirinya sendiri
Mungkin pabila bertemu denganmu,
di jalan,atau di mana pun
ijinkan jiwaku menggerakkan bibir hatiku,
dan mengarahkan lidah batinku
Biarkan suara batinku bicara pada batin telingamu
hingga hatimu pun mengerti.
Terimalah pesan hatiku,
Berikan senyummu,
sebagai tanda bahwa kau mengerti pesan hatiku
Walau sekedar salam,
lalu pergi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Puisi-puisi Ratib El Finji **)





































