<< Cermin (Cerita Mini) Dari Wanita yang Kau Impikan  >>

Dari Wanita yang Kau Impikan

E-mail Cetak PDF

DARI WANITA YANG KAU IMPIKAN
(Oleh: Terimachio)

Untuk pantai dari lautku yang luas membentang di bumi,

Kukirimkan pesan ini melalui awan gila yang sedang menari lembut yang tanpa sengaja melewati pekarangan rumahku, Pesan rindu kasih dan sayang yang tiada tara dari hatiku kukirimkan pula bersamaan pesan ini.

Semalaman Aku mengurai benang kusut dalam benakku, benang yang berisikan kata-kata yang aku pendam untukmu selama ini, dan akhirnya Aku bisa mengartikan kata-kata itu, ternyata setelah kuurai dan kuartikan menjadi terlalu banyak kata, sampai aku takut awan gila ini tidak bisa membawanya padamu, Tapi aku tetap menuliskan pesan ini di punggung awan gila ini , Apakah semua pesan yang kutulis telah sampai padamu?

Untuk akhir dari semua perjalananku,

Saat aku mengirimkan pesan ini di punggung awan aku juga mengirimkan wangi rambutku lewat angin agar kau dapat merasakan kehadiranku, Apkah angin telah sampai disana? Jika tidak berarti angin telah menabrak gunung keegoisan yang angkuh itu, Ia memang selalu menjadi penghalang bagi kita.

Untuk ujung dari pelangi harapanku,

Aku juga mengirimkan badai dan berharap ia mampu membawamu pulang kesisiku, Atau mungkin kalau nanti tsunami mau menolongku ia juga akan aku kirim untuk menyeretmu pulang kembali.

Untuk semua arah dalam kompaku, Untuk semua alasan kegilaanku aku mohon segeralah pulang kembali aku di sini selalu setia menunggumu . . .


Dari Wanita yang Kau Impikan
Pangandaran, Jawa Barat, 30-11-2011

 

Joomlart