LOVE IS
Oleh: Hazrina Riza
Aku harus berangkat pagi ini untuk pergi ke kampus. Kejadian tiga hari yang lalu membuatku trauma untuk menggunakan keereta ekonomi untuk menjadi transportasiku untuk ke kampus. Saat aku tanyakan pada petugas karcis, ternyata kereta yang datang terlebih dahulu adalah kereta ekonomi. Wajahku berubah menjadi ragu untuk pergi ke kampus. Dua hari yang lalu aku baru saja mengalami musibah. Saat aku ingin berangkat ke kampus, aku menggunakan kereta ekonomi. Tidak seperti biasanya, kereta sangat padat sekali pagi itu. Biasanya, yang namanya kereta ekonomi ataupun ac untuk arah Bogor jarang sekali ramai. Saat di kereta, aku menerima telpon dari seorang sahabatku. Singkatnya, saat aku ingin turun dari kereta, ada orang yang begitu mencurigakan memperhatikanku. Dan aku baru ingat, aku meletakkan hpku itu di kantong celana, dan saat turun di kereta, hpku sudah hilang. Dan hal yang pertama kulakukan adalah menelfon sahabatku untuk memberitahukan musibah yang aku alami. Sahabat pertama yang aku hubungi hanya bersikap cuek tidak menenangkan aku. Dan aku terlihat sangat kesal pada sahabatku itu. Lalu kutelpon sahabatku satu lagi, dan kuberitahukan musibahku ini. Aku hampir putus asa dan temanku ini menanangkanku dan menyuruhku untuk menunggunya di kampus. Dan di kampus pun aku tak sanggup untuk menahan tangisku. Karena aku bingung apa yang harus kukatakan nantinya pada papa bila papa tahu kalau handphoneku hilang saat di kereta.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Love is 






































