<< Cermin (Cerita Mini) Pikirkan Lagi  >>

Pikirkan Lagi

E-mail Cetak PDF

PIKIRKAN LAGI
(Oleh: Pratansyah) 

Kau berkata padaku bahwa pohon itu bisu dan tuli,
Cobalah kau lihat dalam setiap lembar daun yang kau temui. Baik itu yang masih menggantung dengan hijaunya di ranting atau tergeletak dengan kuningnya di tanah. Tidak kah kau lihat bahwa di sana terdapat urat daun yang menyiratkan kisah serta kata-kata mutiara dari makhluk yang sudah ada jauh sebelum buaian iblis menyentuh telinga adam dan hawa? Perhatikan dengan seksama dan kau akan kagum dengan kisah yang akan kau baca.

Tidak kah kau menyadari bahwa tingginya pohon, hijaunya daun, mekarnya bunga, ranumnya buah serta dalamnya akar merupakan respon mereka terhadap perintah Dia yang memerintah dari singgasana maha agung di langit maha tinggi itu? Maka pantas lah jika kau disebut buta jika mengatakan bahwa mereka tuli

Kau berkata padaku bahwa batu itu tidak hidup,
Tidak kah kau lihat ke dalam akalmu bahwa kau sekarang mungkin tidak akan hidup jika batu yang kau sebut tidak hidup itu tidak ditumpuk, disusun, direkat, dan dicat oleh leluhurmu sehingga menjadi tempatmu merajuk dari panasnya matahari dan bermimpi melewati dinginnya malam? Mereka yang kau sebut tidak hidup itu telah memberikan kehidupan bagimu sedangkan kau tahu sendiri bahwa sesuatu yang tidak hidup tidak mungkin memberikan kehidupan. Singkapkan kabut yang menghalangi akalmu dan simpulkanlah sendiri hal ini.

Kau berkata padaku bahwa gelap adalah musuh dari terang,
Tidak kah kau tahu bahwa terang tidak akan disebut demikian jika gelap tidak pernah tercipta? Jika gelap tidak pernah tercipta dan terang datang menghampirimu maka apa yang ada di sana sebelum terang itu datang kalau bukan terang yang lain? Jika demikian maka tak ada yang namanya terang karena tak ada gelap sebagai awal atau akhir bagi terang.

Kau berkata padaku bahwa putih itu bersih,
Bukankah hitam juga bersih? Hitam bersih dari warna putih. Begitu juga merah bersih dari warna biru dan kuning bersih dari warna hijau. Sekarang kutanyakan apa hakmu untuk mengatakan bahwa putih itu bersih?

Pikirkan lagi semua pernyataan yang ingin kau beberkan dan datanglah lagi padaku.

Joomlart