<< Cermin (Cerita Mini) Putaran Biostatistika  >>

Putaran Biostatistika

E-mail Cetak PDF

PUTARAN BIOSTATISTIKA
(Oleh: Cindy Natasia) 

Sisik-sisik kertas berpadu seakan merdu di telingaku. Tidak, dia tidak merdu, hanya segumpal kasar tak berarti yang memiliki sejuta goresan di wajahnya. Samasekali tidak membuatku tertarik. Aku membuang nafas, seolah nafas ini kelak terhimpun dan berpadu dengan untaian yang tergores di dalamnya dan membuat pemecahan atas teka-teki ini.

Aku capek. Aku letih. Selama apapun aku menatap, kertas adalah selamanya kertas. Hiasannya tak bisa bertambah satu dalam diam. Keras aku berpikir sejak tadi, menguras anganku sedalamnya. Berharap sesuatu tiba-tiba muncul dan membuat aku bisa segera keluar dari ruangan ini ini. Mungkin nanti, tapi tidak sekarang.

Jarum jam terus berdetik dan aku terus diam. Jauh di dalam ada sebuah dorongan yang mengatakan aku harus keluar. Tapi aku tak sanggup. Tidak untuk saat ini. Aku tak suka kertasku yang indah ditatap oleh mata liar itu, dia yang mengawasi. Kali ini dengan sikap sok mengertinya dia menelanjangi rangkaian demi rangkaian di kertas mereka. Huh, aku tak rela. Lebih bijak jika aku bersabar di sini. Menunggu hingga jarum kebebasan bergerak pada angkanya.

Mungkin nanti...

Selasa, 21 Desember 2010

Joomlart