<< Cermin (Cerita Mini) Hanya 10 Menit Saja  >>

Hanya 10 Menit Saja

E-mail Cetak PDF

HANYA 10 MENIT SAJA

 

"Cukup 10 menit saja dik" .Kata penjaga mesjid yang merangkap sebagai tukang kebun, seraya meninggalkan seorang pemuda yang tengah duduk melamun di serambi sebuah Masjid .


10 Menit petuah yang didapatkan seorang lelaki dari seorang Tukang Kebun sebuah Mesjid saat berteduh di sebuah mesjid.

Ya... hanya dari seorang Tukang, bukan dari seorang Kiai, Ustadz bahkan dari Penceramah ternama yang ada di TV atau di Masjid.

Sejenak dia berfikir, ada apa dengan 10 menit itu ?

Ternyata penjaga musholla itu memahami kebingunganya, sambil tersenyum dia berkata lagi. Berapa banyak "10 menit" yang telah adik habiskan sampai sekarang ini?

Dia berpikir, ini orang maksudnya apa ? Mau ngejajal Matematika ? Sambil tersenyum dia bilang "wah gak terhitung pak. kalikan aja 10 menit dengan umur saya "

Lallu Tukang Kebun tersebut berkata  :

"10 menit waktumu hanya untuk-NYA"

  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk MEMBACA TASBIH, TAHMID & TAHLIL ?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk SHALAT MALAM ?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk SHALAT DHUHA ?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk SHALAT SUNAT LAINNYA?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk MEMBACA AL-QUR\'AN ?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk MEMBACA SHALAWAT ?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk BERDO'A ?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk INTORSPEKSI DIRI ?
  • Pernahkah 10 menit dalam hidupmu hanya untuk DATANG LEBIH AWAL SAAT SHALAT BERJAMAAH DI MESJID ?
  • Pernahkah 10 menit lainnya dalam hidupmu hanya untuk BERIBADAH KEPADA-NYA ??

Lalu Tukang Kebun permisi meninggalkan orang itu  ...

Perlahan , singkat , padat .. tapi MANTAP.. TEPAT PADA SASARAN....

 Dia terhenyak, badannya mendadak lemas, seraya berucap lirih "Astagfirullah  banyak 10 Menit yang telah saya lewatkan."

Ya, hanya 10 menit.10 menit yang telah hilang dan  tidak akan pernah  terganti..Sesampainya di rumah, dia langsung mengambil air wudlu.Segera melaksanakan Shalat Ashar , seraya menangis & menyesali segala keteledorannya.

Subhanallah

Semudah membalikkan telapak tangan,

jadikan dia baik hanya dalam hitungan detik,

masih menyayanginya,

Semoga kita selalu mendapatkan kenikmatan seperti  apa yang dia rasakan ... AMIIN ....

Bandung, 09-03-2011

Comments 

 
+1 #3 endang artiati suhesti 2012-02-27 03:13
keren
 
 
0 #2 TEDI HIMAWAN 2011-04-04 04:43
Terima kasih buat Like nya :-)
 
 
+1 #1 dini sa'adah 2011-04-04 02:21
I like very much.. bikin aku sadar, tentang waktu... :lol:
 
Joomlart