Liku-liku kehidupan menggelintir setiap rongga-rongga dalam tubuhku. Mengetarkan asa yang terpendam. Kurasakan perjalanan cinta yang tiadaakhir, telah kutemukan apa itu arti cinta sejati. Cinta mudah datang dan mudah pergi. Aku belajar dari pengalaman, betapa pedihnya perjalanan cinta masalaluku. Kini kutau betapa besar sebuah pengorbanan seseorang terhadap orang yang disayanginya.
Kau hanya tersenyum, menyejukan hati setiap orang yang melihatnya. Tanpa kau berkatapun, kutau apa yang sebenarnya kau pikirkan. Kini cahaya nuranimu yang akan menerangi setiap langkah-langkaku. Dan kini kusadari arti sebuah kesempurnaan cinta sejati. Terdapat di setiap sendi-sendi melewati rusuk-rusuk menggelintir hingga akhirnya melekat ke hati dan menyatu kemudian bersemayam untuk selama-lamanya.
Pikiran rasanya melayang bebas terbang menelusuri ruang dan waktu. Tiada kesempurnaan di dalam diri manusia, tapi kasih sayang dan rasa cintalah yang membuat manusia itu sempurna. Tiada cinta dan kasih sayang tanpa pengobnan. Jika dilakukan dengan hati yang tulus maka akan berbuah kebaikan dan berharga yang tiada nilainyawalaupun di tukar dengan segunung emassekalipun. Namun dengan memandang dirimu hatiku sudah puas, tetapi lebih baik memiliki, namun cinta tidak dapat dipaksakan. Jodoh sudah diatur oleh Tuhan dan Dia lebih tau mana yang terbaik buat kita. Percayalah!
Waktu shalat subuh telah tiba. Jam weker di kamarku telah menunjukan pukul 5 pagi. Segera aku mengambil air wudhu lalu shalat. Sejak kelas 1 SMA aku memang sudah mulai ikut aktif di sebuag organisasi, selain untuk mengisi waktu luang, aku juga mendapat banyak pengalaman dan pelajaran dalam berorganisasi.
Sejak saat itu dan sampai sekarang aku kelas 2 SMA, aku memang lebih sering menghabiskan waktuku di organisasi. Aku lebih sering berkumpul dengan teman-teman di sekolah seusai pulang sekolah. Berkumpul dengan teman-teman di organisasi, khususnya organisasi pramuka. Darisana aku temukan arti sebuah persaudaraan yang saling menolong dalam suka maupun duka. Kebersaamaannya pun begitu terasa, yang sebelumnya mungkin belum pernah aku temukan, aku jadi lebih mengenal pribadi teman-temanku. Lambat laun ku jajaki kehidupan ini penuh dengan teka-teki cinta yang merasuk hingga ke hati.
Kulihat seorang pria di sekolahku, dia adalah kakak kelasku. Awalnya aku tak tau namanaya, tapi lama-kelamaan akhirnya aku tau siapa dia. Dia adalah Kak Dimas. Orangnya sedehana, sopan, dan ramah. Kurasakan hal yang berbeda jika bertemu dengannya, jantungku terasa berdebar-debar. Namun sayangnya perasaan ini hanya sebatas memandang.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Sebatas Memandangmu



































