<< Cerpen Ada Apa Dengan Suratan?  >>

Ada Apa Dengan Suratan?

E-mail Cetak PDF

Ada Apa Dengan Suratan?

 

Jatinangor, Agustus 2001 : Di sebuah kelas, pelajaran dimulai. Madame Wita berkata “untuk semua! ada seorang gadis baru lulus SMA berasal dari Cikarang Bekasi sedang mencari tempat kuliahan, namanya Wina, dia ingin mencoba belajar Bahasa Perancis, elle est très jolie, Win silahkan ke depan!” suruh Madame Wita. Beberapa menit kemudian “Tim ke depan, tolong ralat soal yang dikasih ke Wina!” sambung Madame Wita, Tim pun meralatnya. Madame Wita berucap “sudah benar, silahkan kalian duduk di kursi masing-masing!”. Setengah tiga sore, Madame Wita mengakhiri pelajaran dengan kata “au revoir”. Tim pulang ke kosan ditemani Ally berjalan kaki, tidak jauh di depan mereka, seorang gadis berjalan kaki sendirian. Sebelum membelok ke jalan pintas, gadis itu menoleh kepada Tim sambil senyum tersipu malu, Ally bergurau “ayo Tim kejar, kayanya dia menyukai kamu!?”, “enggak ah malu!, dia kan Wina, gadis yang tadi ikut kuliah, kok! dia jalan sendirian?!“ sahut Tim. Mereka mengambil jalan utama dan berjalan agak cepat. Di ujung luar pintu gerbang universitas, Tim melihat Wina sedang menyeberang jalan raya, mendekati sebuah mobil. Di dalam mobil, seorang lelaki menghidupkan mesin, Suzuki Carry yang dinaiki Wina melaju cepat. Tim dan Ally tiba di kosan yang dijadikan Basecamp. Beberapa menit kemudian, Agus dan Agung datang, mereka duduk bersama di karpet. Agus berkata ”Tim, tadi ada anak SMA, teman Yussy lagi nyari tempat kuliahan, kalian kenalan enggak?”, “ya tahu, kenapa emang?” jawab Tim, “aku minta alamatnya dan dikasih, ini liat!” lanjut Agus bangga. Agus menyodorkan selembar kertas kepada Tim, bertuliskan: Wina Selvia,  Jl. Industri No.117, Bekasi, ”aku punya saudara sepupu perempuan di Bekasi tapi lama tak jumpa” sahut Tim.

Tasikmalaya, Idul Fitri 2004 : Tim mendapat kunjungan keluarga bibinya dari Bekasi. Tim berbincang dengan saudara sepupunya di serambi rumah “Evi sekarang kuliah di mana?”, “Evi kuliah di Lampung, Jurusan Kedokteran, Kak Tim hebat sudah lulus, sekarang tinggal cari kerja atau mau di terusin sekolah?” sahut Evi, “sekarang tinggal cari kerja, wah! hebat Jurusan Kedokteran!” jawab Tim. “Kak boleh lihat buku skripsinya?”, “boleh, tunggu sebentar dicari dulu di lemari!” jawab Tim, tak lama datang  menyerahkan buku skripsi. Evi membukanya, dia membaca Identitas Diri, Evi heran dan kaget lalu bertanya, “Kak Tim lahirnya 18 September 1981, hari apa!?”, “iya benar, lahirnya hari Jum’at!” jawab Tim heran melihat muka sepupunya terlihat kaget, “SD-nya di Cikalang yah?, Cikalang itu di mana?” tanya Evi lagi antusias, “iya Cikalang, dekat kok sebelah sana!” telunjuk Tim mengarah ke Timur. ”Kak, boleh lihat photo wisudanya juga enggak!?” pinta Evi, “boleh tunggu sebentar!” jawab Tim yang tak lama membawa foto ukuran 20x30, ”bukan yang ini Kak, yang lagi sendiri dan ukurannya kecil, kalau boleh Evi minta satu?” pinta Evi manja, “enggak ada, yang ada ini!” terang Tim lalu bertanya “buat apa sih?”, Evi hanya terdiam.

Tasikmalaya, Sabtu Petang 19 Agustus 2006 : Tim berkunjung ke rumah uanya, esok hari anak uanya, Adra, akan menikah. Di sana berkumpul anggota keluarga besar. Tim tiba di sana, tiba-tiba Ibunya Evi menarik lengan Tim untuk duduk berdua di sofa putih, lalu bibinya itu memberikan sepotong buah salak. Jantung Tim berdebar dan hatinya bergetar ketika bibinya itu bertanya “Tim sudah punya pacar belum?, boleh enggak Bibi minta foto kamu?”, Tim memberanikan diri menatap wajah bibinya karena merasa heran anak dan ibu minta foto dirinya meski di waktu yang berbeda, Tim menjawab tegas dan bertanya “belum!, kalau Evi sudah lulus Bi?”, ”wah! masih lama tuh!” pas bibinya selesai berucap, SMS masuk ke sebuah ponsel, berasal dari Evi yang sedang berada di Lampung...Di sebuah kamar, seonggok daging yang berbaring gundah, Tim mencurahkan isi hati, lalu tercipta puisi :

Aku Ingin Jatuh Cinta.
Aku ingin jatuh cinta kepada wanita, Bagai anak panah meluncur dari busur, Hingga menancap tepat ke sasaran. Aku ingin jatuh cinta kepada wanita, Bagai rouge ditenggak dari gelas, Hingga mabuk kepayang. Aku ingin jatuh cinta kepada wanita, Seperti bumi berputar pada poros, Karena sudah ditakdirkan. Aku ingin jatuh cinta kepada wanita, Untuk selamanya.
..

 

Setelah kejadian itu, bumi mengalami evolusi hampir dua kali, Tim mendengar kabar bahwa Evi sedang Praktik Kerja di Rumah Sakit Kota Banjar.

Kota Banjar, Rabu Siang 4 Juni 2008 : Tim berkata sehabis menaruh televisi dekat kulkas kepada perempuan berkerudung putih yang duduk di karpet “hai!”, perempuan imut itu melirik,  lalu menghampiri “hai!, Kak Tim apa kabar?”, ”Vi, maaf yah, Kak Tim sedang sibuk, nanti aja kangen-kangenannya!” sahut Tim lalu turun ke ruang kerja. Evi dan temannya pamitan pulang, mereka turun dari lantai ke dua yang otomatis masuk ke ruang kerja dealer dan bertemu Tim. Di tengah ruangan sebelum naik motor, Evi menarik lengan Tim ke sudut ruangan belakang lalu berkata “Kak, sudah punya pacar belum?, eh..ini ada uang lumayan buat beli pulsa!” Tim terdiam, dia terngiang dengan kejadian dan perkataan ibunya Evi dua tahun silam. Pada hari Jum’at, suara di mesjid berkumandang, Tim membereskan tempat kerjanya di sebelah ruko yang ditinggalinya bersama keluarga Adra lalu bergegas pergi ke kamarnya di lantai tiga, setelah ganti pakaian, Tim turun ke lantai dua dan masuk ke tengah ruangan, hendak membuat daftar hadir karyawan di komputer, sebelum komputer dinyalakan dia membaca buku skripsi yang baru dia lihat di atas karpet, jantung berdetak kencang dan tangannya gemetar karena di buku skripsi tertulis nama Wina Selvia, Jurusan Kedokteran Umum..Bandar Lampung..dia tercengang tatkala membaca data pribadi si empunya : Wina Selvia, Tasikmalaya 17 September 1982, Jalan Industri No. 117 Bekasi,..SDN Cikarang Bekasi,.. SMUN Cikarang Bekasi..Tim menutup buku itu namun memori di otaknya terbuka. Pintu kamar berderik dan suara langkah kaki terdengar, Tim memutarkan badan 90 derajat, Evi dan isteri Adra yang menggendong bayi keluar, mereka menghampirinya, Tim bertanya dengan suara yang sedikit bergetar, “Evi, nama aslinya Wina Selvia?”, Evi menjawab dengan heran “ooh..Kak Tim baru tahu yah!”…”Kak, makan yuk!” ajak Evi...Setelah selesai makan, Evi bersama istri Adra dan bayinya masuk lagi ke kamar. Tim menyalakan komputer, sebelum dia membuka Windows Word, dia melihat kalender di komputer yang bisa diputar ke tahun 1982, Tim terkejut 17 September 1982 adalah hari Jum’at sama dengan hari kelahirannya. Tiba-tiba, Evi keluar lagi dari kamar dan berkata dengan suara manja “Kak mau kacang enggak?”, Tim tidak tahu apa yang harus dia perbuat, 1001 pertanyaan dalam hati semakin menggunung tidak tercurah, dia berat memikulnya tetapi dengan sekuat tenaga menjawab “mau dong kacangnya!”...

Image
Joomlart