<< Cerpen Bisa Bicara dengan Malaikat?  >>

Bisa Bicara dengan Malaikat?

E-mail Cetak PDF

Bisa Bicara dengan Malaikat?
Oleh: Lalu Abdul Fatah 

    

           Halo---

            Iya.

            Ini malaikat?

            Dengan siapa di mana?

            Ini Atakintunk. Dari Lombok.

            Ada yang bisa saya bantu?

            Ini malaikat?

            Emang kenapa kalau malaikat?

            Saya pengen bicara dengan malaikat.

            Maaf, saya bukan malaikat. Saya kira Anda salah sambung.

            Tapi, saya diberitahu teman kalau ini nomor teleponnya malaikat?!

            Siapa teman Anda itu?

            Mmm...bukan teman sih! Tapi, yellow pages.

            Anda berbohong. Malaikat, catet!

            Nah, lho... Siapa malaikat yang Anda sebutkan tadi?

            Ya, malaikat. Siapa lagi. Memang ada nama lainnya. Kalau Atid sih, iya!

            Terus, malaikat-malaikat yang lain, mana? Saya ingin ngomong langsung dengan salah satunya.

            Anda aneh ya! Sudah saya bilang, kok malah ngeyel? Kami bukan penyedia malaikat? Nomor yang Anda kontak ini salah sambung.

            Memang, ini perusahaan apa ya kalau boleh tahu?

            Rumah Sakit Jiwa.

            Berarti, teman saya bohong dong! Masa malaikat berada di rumah sakit jiwa?

            Ya! Teman Anda memang bohong. Di rumah sakit jiwa tidak ada malaikat.

            Ah, benarkah? Saya juga ragu dengan jawaban Anda barusan! Menurut cerita pak guru saya, makhluk gaib, entah itu setan atau malaikat, pasti ada di mana-mana.

            Salah! Yang ada di mana-mana itu, Tuhan...

            Ah, yang bener? Pak guru saya salah dong berarti?

            Ya. Tidak ada yang benar di dunia. Semuanya relatif.

            Saya kok jadi pusing ya?

            Minum obat pusing dong!

            Hiks... ya sudah! Nanti dah saya telepon lagi. Bye...

            Klik!

 

 

Surabaya, 18 Mei 2008

           

Joomlart