<< Artikel Sebuah renungan...  >>

Sebuah renungan...

E-mail Cetak PDF

SEBUAH RENUNGAN
Oleh: Indana Lazulfa Novia

 

"Tiap manusia dilahirkan berbeda, ada kekurangan ada pula kelebihan....

Tugas manusia adalah untuk mencari dan menggali tiap kelebihan yang dimilikinya, semua pasti mempunyai kelebihan dalam dirinya, PASTI!

Maka dari itu marilah kita semua terus bersemangat menjalani hidup kita, agar kita semakin tahu apa kelebihan dan kekurangan diri kita "


Pernahkah kita menyalahkan darimana kita dilahirkan?

"Kenapa sih aku lahir dari keluarga miskin,kalo dari kecil udah kaya kan enak, bisa beli ini itu, bisa minta ini itu, pake baju bagus-bagus, makan yang enak-enak..."

Bukankah secara tidak langsung kita menyalahkan dan menggugat Tuhan YME yang telah menciptakan kita?

Apa kita tidak pernah memikirkan bagaimana perasaan orangtua kita ketika kalimat tersebut terlontar dari mulut kita? Saya yakin 100%, betapa sakitnya perasaan orangtua kita begitu mendengar kita mengucapkan kalimat itu. Betapa sebenarnya beliau ingin selalu membahagiakan kita, memenuhi setiap hal yang kita inginkan, melihat raut wajah kita yang selalu tertawa bahagia...

Tapi apa daya,memang hanya itu yang dapat mereka berikan kepada kita, mencukupi kebutuhan-kebutuhan pokok kita, walaupun mereka harus rela berhutang ke tetangga-tetangga, menanggung rasa malu karena selalu meminjam dan tak tahu kapan bisa mengembalikan pinjaman-pinjaman mereka yang lama-lama menjadi bukit. yang terpenting bagi mereka adalah kebahagiaan kita, pendidikan yang terbaik untuk kita, anak-anaknya.

Saya punya beberapa cerita yang mungkin bisa menjadi renungan untuk kita semua....... :)

  • Jackie Chan berasal dari keluarga yang sangat miskin. Karena tidak mampu memberinya makan ketika bayi, orang tuanya hampir menjual Jackie senilai US$ 26 kepada dokter kandungan yang membantu kelahirannya. Sejak kecil Jackie dilatih kungfu oleh ayahnya. Akan tetapi saat usianya baru menginjak 7 tahun, orang tuanya pergi ke Australia untuk bekerja dan Jackie dititipkan di China Drama Academy. Di sinilah kemampuannya terasah untuk bela diri, akrobat, menyanyi, dan berakting.

 

  • George Soros (Pelaku Bisnis dan Keuangan),dulunya  kuliah di London School of Economic setelah keluarganya lari dari Hungaria akibat tekanan politik di masa PD I. Untuk memenuhi biaya kuliah, Soros bekerja sebagai porter di stasiun KA, menjadi pelayan di restoran, dan menjadi buruh di pabrik manekin.

 

  • Charlie Chaplin, komedian ternama yang juga salah satu aktor terkaya di masanya, melewatkan masa mudanya dengan menggelandang di jalan-jalan kota London. Ayah Chaplin adalah seorang alkoholik yang meninggal saat Chaplin berusia 12 tahun. Ibunya adalah seorang penyanyi panggung.
  • Oprah Winfrey berasal dari keluarga miskin yang lalu menjadi salah satu wanita terkaya di Amerika. Ia adalah anak dari seorang penambang batu bara yang miskin. Oprah mengalami pelecehan seksual ketika kecil. Orang tuanya bercerai dan ia kemudian dibesarkan oleh neneknya.

Tidak perduli dari mana kita berasal dan apa latar belakang kita. Yang terpenting, mulai dengan menerima diri sendiri apa adanya. Lakukan yang terbaik mulai dari sekarang dan ke depannya. Niscaya kita dapat mengubah kehidupan kita.
Bagaimana kalau kita bertekad pada diri sendiri, mulai dari sekarang.\" Jangan hanya menyalahkan dan menggugat. Berusahalah untuk merubah nasib dan kehidupan kita. Berbuatlah agar dapat membahagiakan orangtua kita, bukan hanya menunggu untuk dibahagiakan. Dengan membahagiakan orang lain kebahagiaan akan datang dengan sendirinya kepada kita.\"

Selalu berusahalah,jangan pernah menyerah! Kegagalan merupakan awal dari kesuksesan kita.

As Bill Gates said," If You Are Born Poor, It's Not Your Fault, If You Died Poor, It's Your Fault."

Comments 

 
0 #1 endang artiati suhesti 2012-01-16 04:51
AKU SETUJUUU BANGET!!!!
 
Joomlart