<< Artikel Akhir Jagad Raya, Kitakah yang menentukan?  >>

Akhir Jagad Raya, Kitakah yang menentukan?

E-mail Cetak PDF
Akhir Jagad Raya, Kitakah Yang Menentukan?
Oleh: Okky Oktora

 

 

Bumi yang kita huni ini sudah sangat tua dan rapuh, menurut para ahli dari NASA usia bumi kita ini hampir menemui titik nadir. Bahkan sudah ada yang memprediksikan bahwa bumi kita ini akan lenyap dan musnah pada jarak yang relatif dekat, 2012.

Tepatnya tanggal 21 Desember 2012. Tak ada yang salah tentang pendapat itu, karena pendapat itu bukan orang sembarangan yang mengucapkan dan juga mungkin memiliki tanggung jawab yang besar.

Isu-isu tentang berakhirnya alam jagad raya ini memang sudah sejak lama sering terjadi, Di dekade 90-an, sebuah aliran di Amerika yang bernama Heaven's Gate (Gerbang Surga) di bawah Pimpinan Marshall Applewhite dan anggotanya menyebut ia dengan sebutan "Do" (yang mereka anggap sebagai Tuhan)  mempercayai bahwa kiamat (akhir dari kehidupan) akan datang bersamaan turunnya Komet Hale-Bop. Mereka mempercayai bahwa kedatangan komet Hale-Bop adalah pertanda berakhirnya kehidupan dan awal dari kehidupan baru.

Mereka penganut Heaven's Gate mempercayai bahwa kemunculan komet Hale-Bop adalah sebagai suatu perantara yang akan mengantarkan mereka ke alam surga (kesenangan tiada berakhir). Para penganut aliran ini kebanyakan para remaja yang masih mencari-cari siapakah jati dirinya. dan juga para orang-orang kaya yang sedang gelisah.

Dan akhirnya mereka (para penganut Heaven's Gate) beserta Marshall Apllewhite melakukan bunuh diri massal di sebuah Kamar Hotel secara bersamaan. menurut catatan, mereka melakukan bunuh diri dengan cara meminum secangkir cairan kimia yang sangat mematikan.

Dan jasad mereka ditemukan polisi sudah membusuk.

***

Itu adalah gambaran manusia-manusia yang tidak memiiki keimanan yang kuat terhadap takdir, mengapa manusia-manusia itu bisa menentukan kapan dunia ini berakhir, bukankah Allah pun tidak mencantumkan tepatnya pada kapan kiamat itu akan terjadi.

Karena Allah sangat sayang terhadap hambanya dan tidak ingin hambanya itu selalu cemas dan khawatir. Allah hanya mengingatkan dalam firmannya bahwa yang bernama hari akhir itu pasti akan tiba. Dan manusia harus mempersiapkan bekal untuk menyambut kedatangannya dengan upaya beribadah.

Mengapa manusia-manusia itu menakut-nakuti dirinya sendiri? Sesungguhnya kita sebagai manusia dilarang melebih-lebihkan daripada keputusan Tuhan, karena itu termasuk perbuatan yang dilarang.

Nabi pernah bermimpi melihat seorang nenek, namun nenek itu sungguh bersolek .perhiasannya dipasang di setiap lekuk tubuhnya. Sungguh sangat mewah sekali. Nabi lau terbangun dan berdo'a kepada Allah, lalu Allah mengirim Jibril tuk menjawabnya, "Bahwasannya nenek-nenek itu adalah ibarat dunia (bumi) yang kita huni yang usia sudah uzur namun di dalamnya sungguh sangat mewah dengan banyaknya gedung-gedung dan pasar-pasar dan tempat keduniawian, sehingga melupakkan Allah."

Bukankah betapa mirisnya kita hidup ini, walau berita-berita seputar akhir dari kehidupan ini sering diputar di TV namun masih banyak di antrara kita yang lalai.

Sebagai umat muslim kita harus bisa menghargai hipotesis mereka mengenai KIAMAT 2012. Bukankah itu hak mereka sebagai manusia untuk mengeluarkan pendapatnya. Yang penting sekarang ini kita hanya harus berdoa' dan tawakal terhadap setiap takdirnya.

Sesungguhnya bukan mereka yang menentukan

***

Diperoleh dari berbagai sumber

Joomlart